GUNCANG NASIONAL! Dugaan “Ratu Solar” Kawangkoan Tak Tersentuh—Polres Minahasa Disorot Keras, Ada Apa di Balik Semua Ini?!

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 - 14:10 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MINAHASA, SULUT – 18 April 2026 — Dugaan praktik distribusi ilegal BBM solar subsidi di Kawangkoan kini memasuki fase yang lebih panas. Nama yang disebut-sebut sebagai “ratu solar” terus bergema di tengah masyarakat, namun hingga kini belum terlihat langkah penindakan terbuka dari aparat.

Publik mulai kehilangan kesabaran.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa koordinasi dengan aparat, mulai dari tingkat Reskrim hingga pimpinan di Polres Minahasa, telah dilakukan. Tapi hasilnya? Masih nihil di mata publik.

Pertanyaan keras pun tak terbendung:

Kenapa belum ada tindakan nyata?

Apakah dugaan ini tidak cukup kuat untuk ditindak?

Atau ada sesuatu yang lebih besar yang belum terungkap?

Situasi makin memanas setelah muncul klaim keterkaitan pengelolaan PT SKL dengan nama Haji Farhan dan Linda. Informasi ini beredar luas, namun belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang disebut. Kekosongan penjelasan ini justru memperbesar kecurigaan publik.

Lebih jauh, beredar pula informasi bahwa aparat di tingkat bawah disebut-sebut tidak leluasa bergerak. Jika benar, ini menjadi sinyal bahaya dalam sistem penegakan hukum.

Publik kini mulai berbicara lebih lantang:
Apakah penegakan hukum benar-benar berjalan?
Ataukah hanya berhenti pada pernyataan tanpa aksi?

Sorotan tajam mengarah ke Polres Minahasa, dan melebar ke Polda Sulawesi Utara hingga Bareskrim Polri.

Publik menuntut jawaban, bukan diam.

Jika memang tidak ada pelanggaran, jelaskan secara terbuka.
Jika ada dugaan kuat, bertindaklah tanpa kompromi.

Karena dalam situasi seperti ini,
diam bukan lagi netral—diam adalah bahan bakar kecurigaan.

Dan satu hal yang kini menjadi sorotan nasional:
apakah hukum masih berdiri tegak, atau mulai goyah di hadapan kepentingan tertentu? Red

Berita Terkait

Bupati Takalar Pimpin Delegasi Ke Beijing, Genjot Hilirisasi Dan Investasi China
Talkshow “Takalar Cepat Menyapa” Bahas Pemulihan Aset Kejaksaan Di Radio Suara Lipang Bajeng.
Viral! Bocah SD di Takalar Hafal UUD 1945, Bupati Daeng Manye Langsung Beri Hadiah dan Motivasi
Bupati Takalar Lepas Kafilah MTQ Sulsel 2026 ke Maros, Target Pertahankan Juara Umum
Akselerasi Kemandirian Desa Merupakan Potret Pertemuan Pemeringkatan BUMDesa Se-Kabupaten Takalar
Tes Berlapis Mulai Administrasi hingga Akademik, Perusahaan Jepang Buka Peluang Sopir hingga Operator Forklift
Bupati Takalar Daeng Manye Sambut Pangdam XIV/Hasanuddin, Dukung Penuh Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih
Kabag Hukum Setda Takalar Buka Suara Di Paripurna, Singgung OPD Tak Kooperatif

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:39 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Senin, 13 April 2026 - 18:55 WIB

Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Pengelola: Kami Tidak Menyediakan Tempat Untuk Berjudi

Selasa, 7 April 2026 - 03:16 WIB

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Halinar

Jumat, 3 April 2026 - 01:14 WIB

LAMR Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau Laksanakan Bimtek Penulisan Buku Cerita Anak

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:03 WIB

Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:59 WIB

Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:53 WIB

Klarifikasi Anggota DPRD Ogan Ilir Terkait Foto Viral, Tegaskan Itu Dokumentasi Lama

Berita Terbaru