Pekanbaru: Permainan sabung ayam banyak sekali di identik kan dengan perjudian, padahal tidak semua sabung ayam itu ada unsur judinya. Hal ini seperti dicontohkan oleh salah satu gelang ayam di Vallas Arena (VA) yang ada di Kelurahan Tengku Maharani, Rumbai Barat, Palas. Gelanggang disini sangat dilarang keras oleh pemilik gelangang para pemainnya menggunakan uang atau bertaruh. Senin (13/4/2026)
Dari pantauan awak media, jika kita memasuki area tersebut terlihat dengan jelas spanduk peringatan didalam areal gelanggang sabung ayam dengan kata- kata, Selamat Datang Di:
*VALLAS ARENA*
“Festival Adu Ayam dan Silaturahmi Pecinta Ayam Laga. Melanjutkan Tradisi Budaya, Ajang Sehat, Hobi Hebat, Bebas Judi!”
Kepada media ini, penjaga gelanggang Vallas Arena yang bernama Rido menerangkan bahwa,” areal gelanggang yang kami buka ini merupakan areal Non Judi, para pemain disini hanya menyalurkan hobi nya, di areal ini terkadang hanya mencari bibit unggul yang kemudian dimainkan di luar gelanggang ini, karna kita disini sangat tegas mengatakan ataupun menghimbau kepada para tamu agar jangan sesekali mengadakan taruhan ataupun berjudi.
Lebih lanjut Rido menyebutkan,” beberapa waktu yang lalu, ada beberapa media online yang mengatakan tempat ini merupakan ajang perjudian, melalui media ini saya kembali tegaskan bahwa itu tidak lah benar,
Disini bisa sendiri kita lihat, para pemain membawa ayamnya ke gelanggang ini hanya adu ketangkasan mencari bibit ayam yang unggul dan itupun diawasi ketat oleh panitia, mana tau ada diantara mereka yang melakukan perjudian, kalau ketahuan mereka melakukan perjudian maka panitia akan mengeluarkan mereka dari areal gelanggang ini, hal ini agar citra atau pun nama baik gelanggang Vallas Arena (VA) tetap positif Dimata masyarakat, kata Rido
”Kami disini dalam satu bulan palingan 2 kali mengadakan atau membuka gelanggang nya, biasa nya kami buka dihari Sabtu saja, terkadang sesekali dihari Minggu, ditempat ini hanya para pecinta ayam saja yang datang dengan tujuan sekedar menyalurkan hobi mereka, paparnya.
Para kontestan ataupun peserta turnamen adu ketangkasan disini, Peserta yang ayamnya menjadi jawara, dalam kontes ini akan mendapatkan hadiah pembinaan dari panitia penyelenggara.
Dari pihak Panitia juga menyediakan hadiah berupa Piagam Piala, Kipas Angin, sepeda gunung, peralatan rumah tangga, dll, ini pun hadiah tersebut kami kumpulkan dari uang pendaftaran para peserta kontes.
Sekali lagi kami katakan areal kami di Vallas Arena Murni Non Judi, hanya mewariskan nilai-nilai kebudayaan yang telah ada, serta sebagai ajang untuk berkumpul dan menjalin tali silaturahmi, tutup Rido
(Tim**)

































