SITUBONDO – Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (Danrem 083/Bdj) Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., bersama Forkopimda Kabupaten Situbondo memimpin aksi penanaman 1.600 bibit mangrove di kawasan Pantai Sedulur, Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Penguatan Pembinaan Teritorial Tahun Anggaran 2026 sekaligus bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan wilayah pesisir dari ancaman abrasi.
Melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, pelajar, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan masyarakat sekitar, suasana gotong royong tampak mewarnai kegiatan penanaman mangrove di sepanjang pesisir Pantai Sedulur.
Dalam sambutannya, Danrem 083/Bdj menegaskan bahwa kawasan pantai memiliki nilai strategis, bukan hanya sebagai wilayah pertahanan, tetapi juga menjadi sumber kehidupan dan penggerak ekonomi masyarakat pesisir.
“Penanaman mangrove ini merupakan langkah nyata untuk menjaga lingkungan sekaligus melindungi garis pantai dari abrasi. Jika pesisir tetap terjaga, maka masyarakat juga akan merasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” ujar Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus.
Menurut Danrem, mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami pantai, menjaga ekosistem laut, serta membantu menciptakan lingkungan pesisir yang lebih hijau dan produktif bagi generasi mendatang.
Ia juga mengapresiasi kebersamaan seluruh unsur Forkopimda, TNI-Polri, dan masyarakat yang turut terlibat dalam aksi lingkungan tersebut. Baginya, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menjaga kelestarian alam dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Di akhir kegiatan, Danrem menitipkan perawatan ribuan bibit mangrove tersebut kepada Kodim 0823/Situbondo, Pokdarwis, dan masyarakat setempat agar dapat tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat ekologis dan ekonomi secara berkelanjutan bagi wilayah pesisir Situbondo.


































