Dari Jakarta untuk Indonesia, Mualem dan Prabowo Sepakat Soal Pentingnya Ketahanan Pangan

LIPUTAN3

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025 - 09:18 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menyatakan dukungan penuhnya terhadap kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan nasional. Hal ini disampaikannya usai menghadiri penutupan International Conference on Infrastructure (ICI) yang digelar di Jakarta International Convention Center (JCC), Kamis, 12 Juni 2025.

Mualem hadir dalam forum internasional tersebut dengan mengenakan setelan jas hitam, dan tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang ditutup langsung oleh Presiden Prabowo. Menurutnya, Aceh siap menjadi bagian penting dalam mewujudkan program kemandirian pangan yang digagas pemerintah pusat.

“Kita akan dukung penuh arahan dari Presiden. Ini adalah bentuk komitmen daerah terhadap kebijakan nasional, khususnya dalam sektor pangan yang sangat strategis bagi ketahanan negara,” ujar Mualem kepada wartawan usai kegiatan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mualem juga menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam mendorong kemandirian pangan. Menurutnya, ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan pangan harus segera dikurangi, dan seluruh daerah termasuk Aceh harus berkontribusi aktif.

“Upaya menuju swasembada pangan sangat penting untuk didukung oleh semua pihak. Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal kedaulatan bangsa. Keberhasilan swasembada pangan akan membuat kita tidak lagi terlalu bergantung pada impor,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya ICI 2025 yang dinilainya berjalan dengan baik dan tertib. Presiden secara khusus memuji sambutan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang dianggap sudah mewakili pandangan pemerintah secara komprehensif.

“Sebetulnya tidak perlu panjang lebar keynote dari saya. Sudah lengkap apa yang beliau sampaikan. Tapi saya senang karena berarti saya tidak salah pilih Menko Infrastruktur,” ucap Prabowo yang disambut tepuk tangan peserta.

Presiden juga menyoroti tantangan global yang saat ini tengah dihadapi hampir seluruh negara, yakni krisis pangan dan tekanan geopolitik terhadap rantai pasok dunia. Karena itu, menurutnya, Indonesia tidak punya pilihan lain selain mempercepat program swasembada pangan.

“Kita harus kerja, kerja, dan bangkit menghadapi situasi sekarang. Hampir semua negara di dunia sedang mengalami hal yang sama. Maka dari itu, kita tidak boleh lemah,” kata Prabowo dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Prabowo menyinggung potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam sektor agraria dan sumber daya alam lainnya. Ia menyebut kekayaan Indonesia sangat luar biasa, namun belum sepenuhnya dikelola secara optimal.

“Sejak saya ambil alih pemerintahan, saya belajar, saya lihat angka-angka, saya takjub dengan kekayaan kita. Tapi saya juga sadar, kita perlu lebih berani dan lebih pandai mengelola kekayaan tersebut demi kesejahteraan rakyat,” tutup Presiden.

Acara ICI 2025 menjadi ajang strategis dalam mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai sektor, baik pemerintah, swasta, maupun akademisi, untuk membahas isu-isu penting di bidang infrastruktur dan pembangunan wilayah, termasuk ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas nasional ke depan. (RED)

Berita Terkait

Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua
Korlantas Polri Dipuji, PW GP Al Washliyah DKI Nilai Mudik 2026 Penuh Nilai Kemanusiaan
Kolaborasi Universitas Gadjah Mada dan Indonesian Hypnosis Centre Dorong Standarisasi Hipnoterapi Nasional
Peristiwa di Ruang Pemeriksaan Polda Metro Jaya, Publik Dorong Evaluasi Pengamanan dan Profesionalitas
Darah dan Keringat Ojol Jadi Tumbal Algoritma, Ketika Keadilan Hanya Milik Mereka yang Berdasi, Ini Kata Ranny Fahd A Rafiq
Menangis di Atas Altar Emas, Fahd A Rafiq: Mengapa Kita Mewariskan Rantai Ketergantungan, Bukan Kedaulatan, untuk Anak Cucu Kita?
PW GP Al Washliyah Jakarta: Kebijakan Siaga 1 Panglima TNI Langkah Strategis Jaga Stabilitas Nasional
Door to Door. Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Beri Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat Desa Krisik

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:20 WIB

TNI Bersama Warga Buka Jalan 2,5 Kilometer di Gunung Cut

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:15 WIB

Kemanunggalan TNI dan Rakyat Terwujud dalam Sasaran Fisik TMMD di Abdya

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:23 WIB

Rumah Warga Gunung Cut Mulai Dipasang Plafon, Satgas TMMD Kodim Abdya Kebut Rehab RTLH

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:04 WIB

Gotong Royong TNI dan Warga Sulap Rumah Nurhabibah Jadi Lebih Layak Huni

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:36 WIB

Rumah Warga Kurang Mampu di Gunung Cut Direhab, Satgas TMMD Pacu Pengerjaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:14 WIB

Jalan Baru TMMD di Gunung Cut Permudah Petani Angkut Hasil Panen

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:49 WIB

Malam Final Meriah, Satgas TMMD Kodim Abdya Apresiasi Juara Lomba Adzan dan Tilawah

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:28 WIB

Lomba Layangan Tradisional TMMD Abdya Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya

Berita Terbaru

REGIONAL

Bupati Takalar Temui Korban Bencana Di Galesong Selatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:22 WIB

ACEH BARAT DAYA

TNI Bersama Warga Buka Jalan 2,5 Kilometer di Gunung Cut

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:20 WIB

ACEH BARAT DAYA

Kemanunggalan TNI dan Rakyat Terwujud dalam Sasaran Fisik TMMD di Abdya

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:15 WIB