MEDAN –
Seorang warga Kampung Lalang bernama Romi angkat bicara setelah foto dirinya beredar luas di media sosial dan dikaitkan dengan penangkapan tersangka kasus narkoba.
Dengan tegas, Romi Jumat (17/04/2026) menyatakan bahwa narasi yang beredar tersebut seratus persen hoaks dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan dirinya.

Romi mengaku terkejut saat mengetahui foto pribadinya diunggah oleh sebuah akun TikTok dengan keterangan menyesatkan seolah-olah dirinya terlibat dalam kasus narkoba.
“Astaghfirullah, itu fitnah. Isi narasinya seratus persen hoaks tentang saya. Saya tidak tahu menahu soal itu,” ujarnya dengan nada kecewa.
Dukungan juga datang dari masyarakat sekitar tempat tinggalnya. Warga menyatakan unggahan akun TikTok tersebut benar-benar tidak berdasar.
Mereka mengaku telah mengenal Romi sejak masih kanak-kanak hingga sekarang dan tidak pernah melihat dirinya terlibat dalam aktivitas negatif.
“Kami kenal Romi dari kecil. Dia itu rajin ke Masjid dan aktif dalam kegiatan sosial. Dia itu orang baik-baik, baik kali pun. Postingan TikTok itu jelas fitnah, hanya cari sensasi dengan memfitnah si Romi,” ujar seorang pemuka masyarakat setempat.
Akibat unggahan tersebut, Romi mengaku menerima tekanan sosial dan pertanyaan dari berbagai pihak yang membuat nama baiknya tercemar.
Ia menilai penggunaan foto tanpa izin serta penyebaran informasi palsu di media sosial merupakan tindakan yang merugikan dan tidak dapat ditoleransi.
Tidak tinggal diam, Romi memastikan akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan akun TikTok tersebut ke pihak kepolisian menggunakan jeratan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong.
Ia berharap kasus ini menjadi pelajaran agar masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.(red)

































