Aceh Tenggara — Kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat Aceh kembali mendapat apresiasi. Bantuan dana meugang yang disalurkan untuk warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tenggara disambut hangat berbagai pihak.
Pimpinan Partai Gerindra Kabupaten Aceh Tenggara, Khairul Abdi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian Presiden kepada rakyat Aceh, khususnya masyarakat Aceh Tenggara.
“Ini adalah bentuk nyata kepedulian Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat Aceh. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Kabupaten Aceh Tenggara menerima alokasi dana meugang dari Presiden sebesar lebih dari Rp2,2 miliar. Pemerintah kabupaten memutuskan menyalurkan bantuan tersebut dalam bentuk uang tunai yang ditransfer langsung ke rekening warga penerima manfaat.
Setiap warga yang berhak menerima bantuan akan memperoleh Rp450 ribu. Total sebanyak 4.700 Kepala Keluarga (KK) di 14 kecamatan terdampak banjir dan longsor masuk dalam daftar penerima bantuan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menjelaskan, kebijakan penyaluran dalam bentuk uang tunai diambil berdasarkan hasil kesepakatan bersama instansi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta kepala desa dari wilayah terdampak.
Menurut pemerintah daerah, skema transfer langsung dinilai lebih efektif sekaligus menghindari potensi polemik di tengah masyarakat.
“Jika bantuan dibelikan sapi, dikhawatirkan muncul persoalan terkait kualitas maupun pembagian daging. Skema uang tunai ini diharapkan lebih tepat sasaran,” kata salah satu pejabat pemerintah daerah kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).
Selain dinilai praktis, bantuan tunai juga memberi keleluasaan bagi warga untuk memenuhi kebutuhan masing-masing menjelang Ramadan.
“Semoga dana ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana dalam menyambut Ramadan,” tambahnya.
Bantuan ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah pemulihan pascabencana.
(Redaksi)
































