Paguyuban Ikhwan Mandiri meresmikan lahan Perkebunan untuk mendukung Program Pemerintah

LIPUTAN 3

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 15:46 WIB

5093 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung || Mantan narapidana kasus terorisme (napiter) turut mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Caranya dengan menanam tanaman pangan di perkebunan sekitar tempat tinggal mereka. Hal ini dilakukan bekerja sama dengan Polri.

“Salah satunya yaitu dengan bekerja sama dengan Polri menanam tumbuh-tumbuhan atau pangan untuk targetnya jangka pendek atau jangka panjang,” ujar pimpinan Paguyuban Ikhwan Mandiri, Ustadz Wiliam Maksum, kepada wartawan, Senin (18 Februari 2025).

Perkebunan yang mereka tanami berada di Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Bandung, Jawa Barat. Sejumlah tumbuh-tumbuhan pangan mereka tanam.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perkebunan seperti menanam Kacang merah, wortel, caisin, kacang tanah,” ucapnya.

Paguyuban Ikhwan Mandiri sendiri, merupakan wadah perkumpulan para eks napiter dan simpatisan, kombatan kasus terorisme.

Lebih lanjut, Paguyuban Ikhwan Mandiri juga memiliki program untuk mengajak napiter maupun eks napiter untuk kembali ke pangkuan NKRI, Ibu Pertiwi.

“Yaitu dengan bersilaturahmi ke tempat-tempat, kadang-kadang kita mengajak diskusi juga dan kita memberikan bantuan kepada teman-teman yang membutuhkan,” tutur Wiliam.

 

Silaturahmi dilakukan menjelang bulan suci Ramadan 2025. Adapun bantuan yang diberikan berupaya sembako dan transportasi.

“Agar ukhwah kita yang sudah lama terjalin dan supaya Ramadan tahun ini lebih khidmat, lebih bermakna, khusyuk dalam menjalankannya supaya lebih berkesan juga kita banyak bersilaturahmi secara keliling atau memberikan takjil gratis ke masyarakat,” tutur Wiliam.

“Insya Allah bermanfaat, baik bagi kita maupun masyarakat sekitar dan juga dalam rangka mendukung program ketahanan pangan,” imbuh eks napiter dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ini. (Red).

Berita Terkait

Proyek Bandung Tombolo yang direncanakan untuk Desa Padang Lampe, Mangkrak, telah menjadi perhatian utama sejak tahun 2014
Prabu Foundation Gelar Diskusi Penguatan Toleransi dan Pengawasan Medsos di Kalangan Anak
Cegah Anarkis Saat Hari HAM, Ketua Viking Campus Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Jabar
Demi NKRI Harga Mati, Eks Napiter Ini Siap ‘Amankan’ Natal dan Tahun Baru Bersama TNI-Polri
Ketua Biro Hukum ASPETRI, Adv. Sebir, Geram terhadap Iklan Vulgar dan Pengobatan Tanpa Izin: Serukan Taat Regulasi dan Uji Kompetensi
Pentingnya BPJS Ketenagakerjaan bagi Buruh: SBNI dan BPJS Jalin Kerja Sama
Bencana Kemanusiaan Astanaanyar: Penjualan Obat Golongan G Tanpa Kontrol, Generasi Penerus Bangsa Terancam Lumpuh
Dorong Pariwisata Inklusif, Bandung Diminta Kembangkan Paket Wisata Berbasis Data

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:22 WIB

B7 Casino Online Gaming: Entdecken Sie die aufregende Welt von B7 Casino

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:47 WIB

Korupsi Dana Bos, Kajari Takalar Langsung Tahan Kepala Sekolah dan Bendahara BOS Tahun Anggaran 2024

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:25 WIB

Panronronna Takalar Soroti Dua Makna “Takalar Cepat” Pada Momentum HUT ke-66

Senin, 9 Februari 2026 - 19:21 WIB

Di Bawah Kepemimpinan Piet Hein Babua, Pemda Halut Buktikan Diri Mampu Angkat UMKM dan Koperasi ke Level Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 08:00 WIB

Comprehensive Online Casino Reviews for 2026: Find the Best Sites to Play

Senin, 9 Februari 2026 - 00:20 WIB

Wempi Padu Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026 Tegaskan Komitmen Pers dalam Mengawal Demokrasi dan Pembangunan Nasional

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:00 WIB

The Rise of Social Casinos in the US: A New Era of Online Gaming

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:00 WIB

The Ultimate Guide to Live Dealer Online Casinos in the USA

Berita Terbaru