Kemendagri Resmi Ubah Nama Dua Desa di Kecamatan Bambel, Pj Kepala Desa Berikan Pernyataan

LIPUTAN3

- Redaksi

Senin, 2 Juni 2025 - 01:34 WIB

50108 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, 2 Juni 2025 — Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi mengumumkan perubahan nama dua lokasi di Kecamatan Bambel, Provinsi [Nama Provinsi]. Keputusan ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.2 – 2138 Tahun 2025 yang telah disampaikan kepada publik pada awal Juni 2025.

Perubahan nama tersebut mencakup dua wilayah di Kecamatan Bambel, yang masing-masing mengalami perubahan sebagai berikut: Lokasi pertama, nama lama KUTE diubah menjadi KUTE KISAM. Sedangkan lokasi kedua, nama lama KUTE diubah menjadi KUTE KUTA BULUH. Keputusan ini merupakan langkah resmi pemerintah untuk memperbaiki identitas administratif sekaligus mencerminkan nilai-nilai lokal yang melekat di masyarakat.

Perubahan nama ini merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan perjuangan bersama seluruh masyarakat setempat. Dukungan aktif warga, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta lembaga pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan keputusan ini. Menurut rilis resmi Kemendagri, perubahan nama dilakukan agar identitas wilayah lebih sesuai dengan sejarah dan karakteristik budaya lokal yang selama ini menjadi ciri khas daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Proses ini bukan hanya administrasi semata, tetapi bagian dari upaya melestarikan dan menguatkan identitas kultural masyarakat,” ujar salah satu pejabat Kemendagri dalam keterangan resminya.

Menanggapi keputusan ini, Penjabat (Pj) Kepala Desa Kuta Buluh, H. Muhammad Ramli, menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan apresiasi tinggi atas dukungan yang diberikan oleh seluruh pihak selama proses berlangsung.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena perjuangan panjang masyarakat Kute Kuta Buluh akhirnya membuahkan hasil. Perubahan nama ini bukan sekadar perubahan administrasi, melainkan pengakuan atas akar budaya dan sejarah kami,” ujar H. Muhammad Ramli saat ditemui di kantor desa, Jumat (2/6).

H. Muhammad Ramli menambahkan bahwa nama “Kute Kuta Buluh” memiliki makna historis yang kuat dan sangat berarti bagi warga desa, sebagai simbol kebanggaan dan jati diri yang sudah melekat secara turun-temurun.

“Dengan perubahan ini, kami berharap semangat gotong royong dan persatuan di masyarakat semakin kuat. Ini menjadi titik awal baru dalam pembangunan dan pengembangan desa berbasis kearifan lokal,” tambahnya.

Selain itu, H. Muhammad Ramli juga mengapresiasi seluruh warga, tokoh adat, dan pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan, doa, serta kontribusi nyata dalam proses panjang ini.

“Jasa baik dan dukungan semua pihak akan kami kenang sebagai bagian penting dari sejarah desa kami,” ujarnya penuh harap.

Pemerintah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan kontribusi, baik dalam bentuk bantuan teknis, dukungan moral, maupun partisipasi aktif dalam sosialisasi perubahan nama.

Ke depan, pemerintah daerah bersama pemerintah desa akan menjalankan langkah-langkah implementasi, termasuk pembuatan tanda batas wilayah baru, pembaruan dokumen-dokumen resmi, serta sosialisasi kepada masyarakat agar perubahan nama dapat diterima dan diadaptasi secara menyeluruh.

Kecamatan Bambel dikenal sebagai wilayah yang kaya akan budaya dan sejarah unik, yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakatnya. Dengan dikembalikannya nama-nama asli seperti Kute Kuta Buluh, diharapkan identitas lokal dapat semakin diperkuat, mempererat ikatan sosial dan budaya, serta mendorong kemajuan desa secara menyeluruh.

Masyarakat setempat berharap, dengan nama yang baru sekaligus berakar pada tradisi lama, desa Kute Kuta Buluh mampu menorehkan perkembangan positif di berbagai bidang, termasuk pendidikan, ekonomi, dan pelestarian budaya.

Laporan: Edi Sahputra

Berita Terkait

Yulhendri Dipuji, Upaya Pemberantasan Narkoba Terus Diperkuat
Polres Agara Amankan Oknum Guru, Sabu 0,27 Gram Jadi Barang Bukti
Sat Resnarkoba Polres Agara Ungkap Kasus Sabu, 0,86 Gram Diamankan Dari Seorang Pria di Darul Hasanah
Sat Narkoba Polres Agara Ungkap Peredaran Ganja, 17,8 Kilogram Siap Edar Diamankan di Kecamatan Ketambe
LSM KOMPAK Aceh Tenggara: Pemberitaan yang Tidak Berimbang Bisa Ganggu Kondusivitas dan Kepercayaan Publik
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK 83/WPS Salurkan Bantuan Kapolri untuk Korban Banjir Ketambe
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu di Lawe Rutung
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK 83/WPS Resmikan Sumur Bor, Harapan Baru Pengungsi Simpur Jaya Pasca Banjir

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 03:16 WIB

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Halinar

Jumat, 3 April 2026 - 01:14 WIB

LAMR Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau Laksanakan Bimtek Penulisan Buku Cerita Anak

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:03 WIB

Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:59 WIB

Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Pemerasan dan Pengancaman oleh Oknum Wartawan Terhadap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Berujung Proses Hukum

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:53 WIB

Klarifikasi Anggota DPRD Ogan Ilir Terkait Foto Viral, Tegaskan Itu Dokumentasi Lama

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:21 WIB

Kapolres Batu Bara Cek Kesiapan Pos Pengamanan Jelang Ops Ketupat Toba 2026, Bhayangkari Berikan Dukungan Moril

Kamis, 19 Maret 2026 - 00:48 WIB

Viral Diduga Foto Anggota DPRD Ogan Ilir di Tempat Hiburan Malam Beredar, Publik Minta Klarifikasi

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Yulhendri Dipuji, Upaya Pemberantasan Narkoba Terus Diperkuat

Senin, 13 Apr 2026 - 19:45 WIB