TEMUAN GUDANG PENIMBUNAN BBM BERSUBSIDI DI MANGGA DUA, MUZAKIR BOVEN KRITIK TEGAS APH POLRES BITUNG: “JANGAN DIAM SAJA, TANGKAP DAN PIDANAKAN MAFIANYA!”

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:02 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BITUNG – 24 Mei 2026 – Maraknya peredaran dan penimbunan BBM bersubsidi secara ilegal di Kota Bitung kembali menjadi borok besar yang mengganggu kepentingan rakyat. Temuan lapangan yang diungkap tim investigasi media mengenai adanya gudang penimbunan BBM ilegal di wilayah Kecamatan Giriaan, tepatnya di kawasan Mangga Dua, membuka mata publik akan betapa lemasnya penegakan hukum di wilayah ini. Bahkan, muncul tudingan keras bahwa Aparat Penegak Hukum (APH) dinilai tidak memiliki taring dan seolah “bungkam” membiarkan para mafia beroperasi secara terang-terangan.

Dalam hasil penelusuran dan investigasi yang mendalam, ditemukan sebuah gudang yang dijadikan tempat penimbunan. Di dalam lokasi tersebut tercatat ada dua buah tangki besar yang terbukti berisi solar bersubsidi. Berdasarkan pengakuan salah satu pekerja di lokasi tersebut, terungkap fakta mengejutkan bahwa pemilik barang dagangan ilegal jenis solar bersubsidi tersebut tidak lain adalah sosok bernama Abi.

Lebih mencengangkan lagi dari pengakuan tersebut, solar hasil penimbunan itu ternyata disalurkan dan dijual kembali kepada oknum berkuasa atau “Big Bos” yang berinisial JW. JW diketahui merupakan kaki tangan dari Farhan, yang notabene terafiliasi dengan perusahaan PT SKL. Jaringan ini beroperasi sistematis, menguras pasokan BBM yang seharusnya menjadi hak seluruh masyarakat, namun justru dikorupsi untuk keuntungan segelintir orang.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan yang sangat merugikan negara dan rakyat ini pun langsung menuai tanggapan keras dari pemerhati masalah sosial dan kemasyarakatan Kota Bitung, Muzakir Boven. Dengan nada kritik yang sangat tajam dan menghantam, Boven mempertanyakan kinerja APH, khususnya jajaran Polres Bitung yang dinilai seakan membiarkan kejahatan ini berlangsung terus-menerus.

“Maraknya aktivitas penimbunan dan perdagangan BBM bersubsidi secara ilegal di wilayah ini, adalah dampak langsung dari situasi yang dibiarkan oleh oknum-oknum APH. Artinya, para pelaku ini merasa aman dan terus melakukan pekerjaan yang jelas-jelas melanggar hukum pidana, karena tidak ada tindakan tegas dari penegak hukum,” tegas Boven dengan nada tinggi.

Boven mempersoalkan ketidakseriusan aparat. Ia menyoroti fakta bahwa pemberitaan di media online terkait kasus BBM ilegal ini sudah sangat lengkap dan jelas. Di dalam berita tersebut sudah termuat bukti foto lokasi, nama-nama oknum pemilik barang, hingga modus operandi yang jelas masuk dalam ranah tindak pidana berdasarkan Pasal 480 KUHP.

“Kami tanyakan kepada seluruh jajaran APH: Kalau bukti sudah jelas, nama sudah ada, foto sudah tersebar, kenapa hal ini tidak segera didalami? Kenapa oknum-oknum yang namanya sudah disebut-sebut dan terlibat langsung tidak segera ditangkap? Apa yang ditunggu? Apakah ada yang melindungi sehingga hukum tidak berani menyentuh mereka?” serang Boven.

Menurut Boven, jika praktik kejahatan ini terus dibiarkan begitu saja tanpa ada sanksi tegas, maka nama institusi kepolisian dan penegak hukum di Kota Bitung akan semakin dicap buruk oleh masyarakat. Publik akan menilai negatif dan meyakini bahwa APH di wilayah ini tidak berdaya atau bahkan bermain mata dengan para pelaku kejahatan ekonomi.

“Ini kritik paling tajam kami untuk APH Polres Bitung: JANGAN DIAM SAJA! Jangan seolah-olah mereka (para mafia) memiliki kekuatan hukum di atas undang-undang sampai-sampai tidak bisa dibasmi. Kami minta tegas: TANGKAP MEREKA DAN PIDANAKAN! Jangan biarkan mereka tertawa di atas penderitaan rakyat kecil yang kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi,” tuntas Boven dengan suara menggelegar.

Lebih lanjut, Muzakir Boven kembali menegaskan bahwa komitmen Aparat Penegak Hukum haruslah berani dan transparan. Pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM bersubsidi wajib ditingkatkan agar subsidi negara benar-benar tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya, bukan ludes diangkut para penimbun.

Peningkatan pengawasan dan penindakan tegas juga harus dilakukan melalui sinergi yang kuat antara Polri dan Pemerintah Daerah Kota Bitung. Tujuannya satu: memastikan tidak ada lagi oknum atau mafia BBM yang menyalahgunakan wewenang dan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

“Kami wakili suara rakyat menuntut keadilan. Basmi mafia BBM ini sampai ke akar-akarnya. Jangan biarkan Bitung dijajah oleh para penimbun dan oknum pelindungnya. Mata nasional sedang menatap kinerja Polres Bitung saat ini. Apakah berani bertindak, atau akan terus diam membisu?” pungkas Muzakir Boven, mengakhiri pernyataan kerasnya yang kini menjadi sorotan publik nasional. (Fam)

Berita Terkait

Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua
Korlantas Polri Dipuji, PW GP Al Washliyah DKI Nilai Mudik 2026 Penuh Nilai Kemanusiaan
Kolaborasi Universitas Gadjah Mada dan Indonesian Hypnosis Centre Dorong Standarisasi Hipnoterapi Nasional
Peristiwa di Ruang Pemeriksaan Polda Metro Jaya, Publik Dorong Evaluasi Pengamanan dan Profesionalitas
Darah dan Keringat Ojol Jadi Tumbal Algoritma, Ketika Keadilan Hanya Milik Mereka yang Berdasi, Ini Kata Ranny Fahd A Rafiq
Menangis di Atas Altar Emas, Fahd A Rafiq: Mengapa Kita Mewariskan Rantai Ketergantungan, Bukan Kedaulatan, untuk Anak Cucu Kita?
PW GP Al Washliyah Jakarta: Kebijakan Siaga 1 Panglima TNI Langkah Strategis Jaga Stabilitas Nasional
Door to Door. Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Beri Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat Desa Krisik

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:37 WIB

Keceriaan Pelajar SD di Gunung Cut Curi Perhatian Kapok Sahli Pangdam IM

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:27 WIB

Aksi Prajurit Yon TP 958/RM Warnai Kunjungan Brigjen TNI Mahesa Fitriadi ke TMMD Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:04 WIB

TMMD Ke-128 Abdya Tuai Apresiasi, Infrastruktur Desa Ditinjau Langsung Pejabat TNI

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:26 WIB

Warga Gunung Cut Terharu, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi Serahkan Bantuan Kursi Roda

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:57 WIB

Puluhan Warga Terima Bantuan Sosial pada Penutupan TMMD Ke-128 Kodim Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:32 WIB

Penutupan TMMD Ke-128 di Abdya Diramaikan Bazar Sembako Murah

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Infrastruktur dan Program Sosial TMMD Ke-128 Abdya Tuntas, Laporan Resmi Diserahkan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:43 WIB

Penutupan TMMD Ke-128 di Abdya Diramaikan Bakti Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Keceriaan Pelajar SD di Gunung Cut Curi Perhatian Kapok Sahli Pangdam IM

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:37 WIB