Manado,-Sulut – Medialiputan3.net
Senin (1/12/2025) – Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) berhasil meredam insiden perkelahian massal antar kelompok pemuda dua desa di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang terjadi pada Minggu dini hari, 30 November 2025, pukul 01.35 WITA. Hingga Senin siang, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif dan terkendali sepenuhnya.
Perkelahian yang melibatkan saling lempar batu tersebut diduga dipicu provokasi sekelompok pemuda yang sedang dalam pengaruh minuman beralkohol. Aksi berteriak-teriak di wilayah desa tetangga memancing reaksi warga setempat, sehingga memicu bentrokan. Berkat respons cepat aparat, konflik tidak meluas dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka berat.
Polda Sulut langsung mengerahkan personel gabungan dari Ditsamapta, Satuan Brimob, dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu Polres Minahasa Tenggara mengamankan lokasi serta mencegah eskalasi lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan, menyatakan bahwa penanganan cepat tersebut berhasil mengembalikan situasi aman dalam hitungan jam.
“Personel gabungan telah diterjunkan sejak Minggu pagi dan hingga saat ini situasi sudah kondusif. Kami terus lakukan patroli dan pemantauan intensif agar tidak terjadi insiden susulan,” ujar Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan dalam keterangan resminya, Senin (1/12).
Lebih lanjut, Ditreskrimum Polda Sulut saat ini tengah melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengungkap akar masalah serta mengidentifikasi pelaku utama. Sesuai arahan Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso, S.I.K., M.H., semua pelaku yang terlibat akan diproses hukum secara tegas tanpa pandang bulu.
“Kapolda Sulut menegaskan, tindakan anarkis yang mengganggu kamtibmas tidak akan ditoleransi. Para pelaku pasti akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kombes Pol Alamsyah.
Polda Sulut juga mengimbau seluruh masyarakat Minahasa Tenggara dan Sulawesi Utara pada umumnya untuk tetap menjaga kerukunan, tidak mudah terprovokasi, serta tidak menyebarkan informasi hoaks yang dapat memanaskan suasana.
“Mari bersama-sama menjaga kedamaian dan persaudaraan di Tanah Toar Lumimuut ini. Laporkan setiap potensi gangguan kepada aparat kepolisian terdekat,” pungkas Kabid Humas.
Dengan penanganan cepat dan tegas ini, Polda Sulut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Sulawesi Utara.(FAM)































